Cara Mencuci Baju Hasil Thrifting

Al200finale – Bayangkan dengan membeli baju bekas yang layak pakai, kita bisa menghemat hingga puluhan ribu dalam satu baju. Apalagi bagi anda yang ingin mendapatkan baju kualitas premium dengan harga yang sangat jauh dari aslinya. Sensasi berburu pakaian bekas di toko barang bekas tidak sebanding dengan risiko mikroba bakteri jika Anda mencucinya dengan buruk. Oleh karena itu, Anda tidak hanya harus bersemangat menambah koleksi lemari pakaian Anda, tetapi Anda juga perlu mengetahui cara mencuci pakaian tersebut dengan benar.

Misalkan Anda sangat pandai memilah-milah pakaian yang pantas dikenakan. Tentunya pakaian yang dipamerkan masih berisiko terkena kuman, virus dan bakteri. Apalagi saat terjadi pandemi, berhati-hatilah dengan hal-hal yang menempel di tubuh Anda. Pakaian, kebersihan dan kemandulan adalah hal yang utama. Walaupun hemat adalah aktivitas yang menarik, ada hal-hal yang harus Anda perhatikan saat Anda senang berbelanja. Secara khusus, pastikan pakaian yang dibeli bersih, bebas bakteri dan aman untuk kulit sebelum digunakan.

Cara mencuci pakaian bekas yang layak pakai tidak bisa sembarangan. Bahkan tidak cukup mencuci seperti biasa. Ada beberapa cara lain yang perlu Anda lakukan untuk membuat zat Anda 99 persen aman tanpa kuman.

Bagaimana? Berikut beberapa tips dari jasa pembuatan jersey futsal untuk kamu yang suka menggelitik.

Pisahkan pakaian

Sangat penting untuk mengenakan pakaian kotor dengan celana pendek. Artinya baju lama Anda tidak terkontaminasi kuman di baju yang menyusut.

Rendam dalam air hangat

Hal pertama yang perlu Anda lakukan saat Anda memiliki pakaian dari toko barang bekas adalah sterilisasi instan dengan air panas. Didihkan air dan tuangkan ke wastafel untuk dicuci. Air panas harus disesuaikan untuk menutupi baju sepenuhnya. Rendam pakaian selama 30 menit untuk membunuh bakteri. Agar lebih efektif, tambahkan soda kue dan cuka ke dalam bak mandi air panas.

Memasak pakaian sangat efektif menghilangkan bakteri dan kotoran. Namun metode ini sayangnya dapat merusak serat kain, terutama jika bahannya tipis. Jadi perendaman dalam air hangat dirasa cukup untuk membunuh kuman yang menempel pada pakaian.

Gunakan deterjen

Anda bisa merendam pakaian dalam campuran air hangat dan deterjen atau penghilang noda. Kemudian rendam pakaian Anda untuk malam itu. Dijamin polusi dan noda akan hilang besok pagi. Mencuci pakaian bekas harus memperhatikan berbagai hal. Lihat labelnya dulu, jika masih ada. Anda dapat mencuci label sesuai instruksi. Jika tidak ada label, Anda bisa mencucinya seperti biasa dengan deterjen. Kedua, agar lebih steril, pilih detergen khusus yang mengandung antiseptik saat mencuci. Ini penting untuk meminimalkan risiko penyakit pakaian.

Cuci dengan tangan

Mencuci pakaian dengan tangan itu membosankan. Akan tetapi, cara tradisional ini lebih efisien dan lebih bersih daripada menggunakan mesin cuci. Jika noda tetap tahan, Anda bisa membersihkannya dengan sikat gigi yang telah ditambahkan detergen.

Rendam pelembut kain

Sebagai langkah terakhir, rendam pakaian yang telah dicuci dalam cairan yang mengandung emolien. Anda bisa menggunakan pelembut kain untuk bayi. Karena pelembut kain biasanya juga dilengkapi dengan komposisi antibakteri sehingga pakaian Anda akan sangat bersih dan bebas dari kuman dan bakteri. Kemudian baru dijemur sampai pakaiannya kering.

Terkadang bau baju bekas masih bisa tercium karena pemilik sebelumnya bisa menyimpan pakaian tersebut dalam waktu yang lama. Bau aneh ini harus dihilangkan dengan menggunakan bau pakaian. Jika perlu, rendam semalaman dan bilas berulang kali keesokan harinya hingga baunya hilang.